Bonus Track (2014)
Bonus Track (2014)
Rating
3.6 of 5 Votes: 3
languge
English
genre
publisher
Penerbit Haru
Rate book
jadiiiiiiii.....hahahahaha,cerita d buku ini seruuuuu dan mnyenangkan,walaupun cerita nya tentang hantu yg gentayangan...trust me,hantunya kocak abiiiis,sbnarnya saya berharap sesuatu yg berbau romance,tp gak ad sm sekali...ada siiih,tp saya anggap gak ad krn yg jatuh cinta ini si hantu yg ternyata cwok sm seorang pegawai cwek d mana Kusano bekerja...krn karakter karakter yg terlibat kbnyakan cwok saya berpikir pasti banyk adegan berkelahi nya...tp trnyata tidak juga,cman d bagian akhir akhirnya saja...jadi ap yg menarik dari buku ini???wlaupun banyak yg mngangkat cerita hubungan hantu dgn kehidupan manusia,tp ad sesuatu yg berbeda...melihat dr segi cerita d mana sharusnya ad adegan detektif-detektifan atau penyelidikan malah gak ad,yg ad itu justru yg sprti biasaaa ajjah..trjadi peristiwa tabrak lari,si pelaku blum tertangkap,si korban yg meninggal arwahnya bngkit,bertemu dgn kusano yg pada peristiwa itu di bertindak sbgai saksi,mnjadi sahabat...mnjalani hari bersama,suka dan duka,dan akhirnya tanpa d duga si pelaku tertangkap,dan si arwah pun mngucapkan selamat tinggal mninggalkan kenangan berharga pd manusia d dunia...cerita yg saya sangka bakal serius berubah mnjadi cerita yg lucu dan penuh kehangatan...which is really interesting :Dstlah tahu itu,saya gak bs brhenti baca ini buku...mood mmbaca saya jadi terpacu smpe k batas maksimum hahaha Ryota mrupakan karakter yg...hmmm...mungkin bakal jadi vitamin bagi smw org,karakter yg mnyenangkan dan penuh keceriaan...he always smile :),saya juga suka bgaimana si Ryota memfilosofikan khidupannya sbgai album debut band punk,kmudian khidupan stelah ia wafat sbagai bonus track nya...itu unik skaligus mnyentuh mnrutku...karakter Kusano mngkin mncerminkan sifat banyak org..he he he slam kata lain gak ad yg spesial,justru si Minami mnrut saya yg mnarik...badan besar,jago judo,tp doyan lagu yg pnyanyi nya punya suara cempreng :D d balik sosok tangguh nya jg ad kelemah lembutan :Dbgitu pula dgn setting ceritanya yg mngangkat kehidupan sehari hari...jd mngkin hal tersebut dpat dgn mudah bagi para pmbaca untuk terhubung dgn ceritanya...jd kira kira bgitu lah,masalah terjemahan gak ad masalah bagi saya,mudah d cerna...he he he♪♪♪♪♥♥♪♪♪♪ Kusano Tetsuya adalah seorang pekerja keras, berumur 25 tahun, setiap harinya dia dedikasikan untuk tempatnya bekerja, sebuah restoran humberger yang sudah memiliki beberapa cabang, tak jarang dia lembur dan pulang malam, hidupnya sangat monoton. Suatu ketika dalam perjalanan pulang ada sebuah mobil sport yang cukup ugal-ugalan, awalnya Kusano tidak ingin mengalah karena jalanan sempit, hujan, tidak ada pencahayaan kecuali lampu mobil, jalan berkelok-kelok dan banyak tikungan terjal, hanya bisa dilalui oleh dua mobil itu pun dengan susah payah, bahkan ada peringatan sering terjadi kecelakaan di tempat tersebut. Namun sepertinya pengemudi mobil sport tersebut tidak peduli dan tetap mengemudi diluar batas kecepatan maksimal, memberi tanda agar Kusano segera meminggirkan mobilnya. Selang beberapa saat terdengar suara benturan yang cukup keras.Kusano menyesal karena mengumpat agar mobil yang memaksanya meminggir tadi kecelakaan saja, nyatanya memang terjadi kecelakaan, hanya saja bukan mereka korbannya. Ada seorang manusia yang tubuhnya tergeletak di jalan. Tabrak lari. Karena gelap Kusano tidak ingat plat mobil yang menabrak pemuda tersebut, dia hanya menggingat kalau mobil sport itu mempunyai suara knalpot bising, kacanya pun buram sehingga tidak bisa melihat dalamnya, terdengar juga suara musik dance yang keras. Bingung harus melakukan apa, Kusano pun mencoba menyelamatkan nyawa pemuda tersebut, tetapi dia sudah tergeletak tak bernyawa, dia mati seketika.Korban tersebut bernama Yokoi Ryota, berumur enam tahun lebih muda dari Kusano, seorang mahasiswa yang hidupnya biasa-biasa saja. Dia tinggal di kota yang sama dengan Kusano, sial bagi Kusano karena di tengah perjalanan pulang dari tempat kerjanya dia kebetulan menemukan mayat Ryota. Di tengah kebingungan menghadapi situasi yang sangat tidak menyenangkan, Kusano juga merasakan sesuatu yang ganjil. Bahkan ketika urusan tabrak lari tersebut diserahkan kepada polisi, Kusano merasakan ada yang mengikutinya. Awalnya dia mengira hanya halusinasi semata karena flu dan akibat suhu tubuhnya yang meningkat, tetapi setelah kondisinya membaik dia tetap bisa melihat wujud Ryota, ditambah pengakuan salah satu rekan kerjanya yang bisa melihat hantu. Arwah Ryota bergentayangan dan meminta Kusano untuk menemukan siapa pelaku tabrak lari yang menewaskan dirinya."Padahal kukira aku hidup sederhana seperti hewan kecil di tengah lingkungan yang rusak. Aku tidak menyangka ada begitu banyak orang yang peduli denganku selama ini. Aku jadi berpikir mungkin mereka telah kehilangan orang yang berarti bagi mereka, yaitu aku."Mungkin banyak yang beranggapan kalau buku yang pernah memenangkan Penghargaan Khusus dalam ajang Japan Fantasy Novel Award di tahun 2004 ini alurnya sangat lambat dan monoton seperti hidup Kusano, hehehehe, tapi saya setuju kok. Bisa dimengerti kenapa penulis membuat alur yang lamban dan detail pada bab pertama, karena di sanalah puncak konflik terjadi. Penulis ingin menunjukkan detik-detik kecelakaan yang mempertemukan Kusano dengan Ryota, ingin menciptakan suasana misterius dan sedikit ketegangan yang terjadi di mana Kusano merasakan kehadiran Ryota yang berubah menjadi hantu.Kemudian bab selanjutnya banyak menampilkan adegan yang kurang berarti, alurnya terasa berbelit-belit, kenapa tidak langsung fokus aja mencari siapa pembunuh Ryota? Sabar, hehehehe. Mungkin penulis ingin menunjukkan bagaimana kehidupan Kusano yang sesungguhnya, bahwa sebelum kehadiran Ryota hidupnya sangat menjemukan, monoton dan tidak ada letupan, dia hanya fokus pada pekerjaan dan patuh akan perintah si bos, menjadi pegawai yang teladan. Buku ini diceritakan dari dua sudut pandang, lewat Kusano dengan sudut pandang orang ketiga dan Ryota orang pertama. Memang ada kesan mengulang adegan karena Kusano dan Ryota berbicara bergantian setiap bab, melalui kacamata narator lewat Kusano kita akan melihat secara objektif, sedangkan lewat kacamata Ryota kita akan melihat kejadian secara subjektif, kita akan tahu secara langsung bagaimana kehidupan Ryota yang sebenarnya, tetapi setelah dia meninggal dia baru menyadari kalau banyak yang menyayanginya.Memang alur yang lambat dan berbelit-belit ini akan menjadi gangguan bagi pembaca, khususnya bagi pembaca yang menyukai alur cepat seperti saya ini, mungkin beginilah gaya penulisan Koshigaya Osamu, saya juga merasakannya ketika membaca Her Sunny Side, gaya tulisannya memang penuh detail dan terkesan misterius, sehingga mau tidak mau dia membuat alur yang lambat agar kesannya bisa dirasakan oleh pembaca. Saya tidak tahu korelasi judul buku dengan isi cerita buku ini, keren sih, apalagi tagline-nya yang menyebutkan "kadang bonus track itu sendiri amlah lebih baik dibandingkan dengan keseluruhan album" salah satu bagian yang membuat saya ingin membaca buku ini. Covernya seperti biasa, minta dicomot dan terjemahannya bagus banget.Andai saja penulis lebih banyak membuat interaksi Kusano dan Ryota, saya akan lebih menyukai buku ini, misalnya saja mereka bertemu hantu lain dan Kusano menyoba menolong hantu tersebut, seperti waktu Kusano menolong seorang gadis kecil yang terjebak di mobil, saya ingin lebih banyak lagi adegan yang seperti itu. Selain itu penyelesaian konfliknya sangat cepat sekali. Walau bukan buku dari Koshigaya Osamu yang paling keren, tetap dia adalah salah satu penulis fantasy dari Jepang yang karyanya wajib ditunggu.Pesan yang saya dapat ketika membaca buku ini adalah orang asing yang tiba-tiba menyeruak ke dalam hidupmu belum tentu menakutkan dan mengganggu, siapa tahu malah dialah yang menciptakan warna di kehidupanmu yang sebelumnya hanya abu-abu :DBagi pecinta fantasy, kisah thriller atau misteri dan dorama, buku ini bisa menjadin pilihan.
Reviews
Ali
lumayan menarik meskipun di awal terasa datar.. ada bromance dikit juga.. ahahaha /plaak /ngayal
phawkins62
Alurnya lambat dan konfliknya tidak greget sehingga saya tidak habis bacanya.
ivy
gak jelas...point of viewnya berantakan...aneh..
Review will shown on site after approval.
(Review will shown on site after approval)