The Chronicles Of Audy: 21 (2014)
The Chronicles of Audy: 21 (2014)
Author
Rating
4.35 of 5 Votes: 4
languge
English
genre
publisher
Penerbit Haru
Rate book
What did you think? Sweet!!!Gilaaaaaa nggak nyesel deh nunggu novel seri keduanya karena hasilnya memuaskan. Nggak heran kalau aku bisa dengan cepat menuntaskan novel ini. Beli sore selesai malam harinya haha.Audy masih tetap.ceroboh dan aku nggak heran itu yaa. Ada beberapa scene yg bikin aku harus nahan air mata. Pertama, bagian Audy lihat Rex peluk Maura. Kedua, bagian Maura ngomong berdua sama Audy.Daaannnn ini yg bikin aku pengen jeriitt dini hari ketika membacanya aadalah Rex Rashad!!!Aaaaaa >< ya ampun setelah di novel pertama aku dibuat jatuh cinta sama Romeo, di novel kedua ini aku dibuat patah hati, kesemsem, sama anak umur 17 tahun >< Ini adalah kali kedua aku jatuh cints sama tokoh fiksi dan berharap Rex ada di dunia nyata. Manis! seperti kata Maura hehehe. Dan yang bikin bahagia sih karena dapat balasan email dari penulisnya kalau seri ketiganya bakalan terbit tahun ini. Yeay!! Syukur banget aku selesai dalam 2 hari. Lumayan cepet. Mungkin alasan yang bikin aku nyaman baca adalah gaya komedinya Orizuka yang selalu pas, tidak ada kalimat yang bikin pusing, serta fragmen-fragmen cerita yang bikin penasaran. Meski begitu, sampai saat ini saya tetap penggemar buku serius.Di buku kedua ini menceritakan tentang perjalanan hidup Audy di rumah 4R dan dilemanya pada istilah 'bagian dari keluarga'. Ini lanjutan dari buku pertama The Chronicles of Audy. Di buku pertama memang belum disinggung hubungan spesial antara Audy dengan salah satu 4R (tidak termasuk Rafael). Dan mengejutkannya, salah satu 4R menembak Audy.Aneh memang. Tapi itulah yang membuat buku ini menyembunyikan hal yang bikin penasaran untuk dibaca sampai akhir. Jika penasaran, silakan baca. Buatku, ini novel teenlit yang ringan (realita dan harfiah).Dibanding buku pertama, di buku ini saya bisa menemukan banyak kutipan menarik yang murni dari Orizuka. Cara berpikir, mempertimbangkan, dan mengambil keputusan oleh tokoh sangat logis dan membuat saya terkagum-kagum. Mungkin beberapa orang akan memiliki keputusan berbeda untuk masalah yang dihadapi tokoh, dan keputusan yang dibuat Orizuka agaknya amat menarik.Saya suka bagian Rafael. Di sini karakter anak kecil itu begitu kuat. Mungkin ini sebagai ganti, lantaran di buku pertama, Rafael kurang begitu dieksplor. Yang agak saya sayangkan adalah, tokoh yang terlalu sering meremehkan dirinya sendiri, selalu terlihat bodoh di setiap hal, dan tidak menunjukkan kemajuan di beberapa pekerjaan yang sering dia lakukan (memasak misalnya). Padahal saya sudah siap-siap memuji Audy jika ia berhasil melakukan hal yang dalam standar manusia awam adalah lumayan. Dia butuh penghargaan.Dan entah kenapa, setelah baca 2 buku Orizuka, tiba-tiba saya pengin ke toko buku buat ngulik buku terbarunya yang lain.
Reviews
sony
Too much drama, too little Romeo, Rafael saved the day--this pretty much sums up how it felt to me.
Rajatha
So Amazing! Cerita yang tidak membosankan dan luar biasa!
Bookworm123
REX!!!!
Review will shown on site after approval.
(Review will shown on site after approval)